Tampilkan postingan dengan label Kelengkeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelengkeng. Tampilkan semua postingan

Jenis-Jenis Kelengkeng



 1. Lengkeng Aroma Durian
            Daun               : Lurus, kaku, dan hijau tua
            Dahan/Ranting : Percabangan kokoh dan tidak menjuntai
            Buah                : Daging buah tebal, biji kecil, kering, kulit putih, berpelat
            Masa berbuah : 1,5 tahun dari bibit hasil okulasi      
2. Lengkeng Diamond River
            Daun               : Lanset, hijau cerah, panjang 10 cm dan lebar 3-4 cm
            Dahan/Ranting: Kompak, cabang mudah terbelah
            Buah                : Daging buah tebal, biji kecil, berair, dan beraroma wangi
            Masa berbuah : 1,5 - 2 tahun dari bibit hasil okulasi
3. Lengkeng Itoh
            Daun               : Lurus, agak tebal, panjang 18-22 cm, lebar 5-6 cm
            Dahan/Ranting : Rimbun, cabang menjuntai seperti terkulai lemas
            Buah                : Beraroma seperti Buah seukuran uang logam Rp.500, daging kering,                                               tebal, biji kecil
            Masa berbuah : 3,5 tahun dari bibit hasil okulasi
4. Lengkeng Jenderal
            Daun               : Lebar, agak panjang dan tanpa lengkungan
            Dahan/Ranting : Lebar
            Buah                : Daging buah putih, kering, beraroma seperti diamond river, biji kecil
            Masa berbuah : 3,5 tahun dari bibit hasil okulasi
5. Lengkeng Kristal
            Daun               : Kurus, panjang 19-23 cm, lebar 5-6 cm, hijau muda, mirip dan itoh
            Dahan/Ranting : Menjuntai kebawah seperti terkulai lemas
            Buah                : Daging buah tebal 4-5 mm, kering, kenyal, kadar gula 23 briks
            Masa berbuah  : 3 tahun dari bibit hasil okulasi         
6. Lengkeng Pingpong
            Daun               : Oval, panjang 11 cm, lebar 4 cm, tepi daun melengkung,
            Dahan/Ranting : Cenderung ngelancir
            Buah                : Seukuran bola pingpong, daging tipis, biji besar, kering, beraroma
            Masa berbuah  : 1 tahun dari bibit hasil okulasi
7. Lengkeng Puang rai
            Daun               : Daun muda lurus dan datar,daun tua bagian tepi melengkung
            Dahan/Ranting: Pertumbuhan cenderung keatas, cabang lebih liat, cocok untuk tabulapot
            Buah                : Daging tebal 5 mm, dibeberapa tempat berair
            Masa berbuah : 1 tahun dari bibit hasil okulasi
8. Lengkeng Satu jari
            Daun               : Agak pendek, panjang 16 cm, lebar 45 cm, hijau tua, ruas batang sangat                                          pendek, letak tepat berhadapan, dan rapat
            Dahan/Ranting : Dahan/Ranting pertumbuhan cenderung keatas, dan lebih kokoh, cocok
                                      untuk tabulapot
            Buah                : Kulit buah muda hijau muda, kulit buah matang gading, daging buah                                              tebal, kering
            Masa berbuah : 2 tahun dari bibit hasil okulasi
9. Lengkeng Si chompu
            Daun               : Mirip daun rambutan, panjang 19 cm, lebar 6.2 cm
            Dahan/Ranting : Kompak, cabang mudah terbelah
            Buah                : Daging buah tebal, biji kecil, berair, dan beraroma
            Masa berbuah : 3 tahun10. Lengkeng Tanpa nama
            Daun               : Lebih panjang 2-2,5 cm dari daun itoh dan lebih lebar
            Dahan/Ranting : Lebar
            Buah                : Lebih kecil dari itoh, agak berair, tetapi lebih manis daripada itoh
            Masa berbuah : 4 tahun dari bibit hasil okulasi
11. Lengkeng Verny
            Daun               : Mirip rambutan, panjang 24 cm, lebar 6 cm
            Dahan/Ranting : Rimbun
            Buah                : Kulit tebal, besar seperti pingpong, daging kering dan tebal
            Masa berbuah : 5 tahun dari bibit hasil okulasi yang diberi perangsang buah
             

Warga Seboro Mulai Panen Kelengkeng


Kelompok Tani Kelengkeng mulai memanen kelengkeng itoh di Desa Seboro, Kecamatan Sadang sejak Rabu (19/2). Ini merupakan panen perdana setelah 2,5 tahun yang lalu kelengkeng itu ditanam sebagai percontohan pemberdayaan petani.
petani kelengkeng, kelengkeng itoh
Sebanyak 55 petani anggota Kelompok Tani Kelengkeng desa setempat menanam komoditas kelengkeng itoh sejak tahun 2011.
Petani setempat membudidayakan jenis tanaman kelengkeng itoh di lahan milik rakyat seluas total 15 hektar. Di sentra kelengkeng itoh itu juga dibangun sebuah embung berkapasitas 8.000 meter kubik yang dapat menampung air hujan dan mampu mengairi 15 hektar kebun kelengkeng milik petani. Kelompok tani setempat membudidayakan kelengkeng melalui program Sentra Pemberdayaan Tani (SPT).
Tono (34), salah satu petani kelengkeng, mengatakan, meski belum semua pohon berbuah, dia mengaku lega karena sudah mendapat penghasilan. Panen dari hasil uji coba pembuahan itu tergolong sukses. Dalam satu pohon bisa menghasilkan rata-rata 25 kilogram kelengkeng.
Dari hasil panen perdana itu oleh petani setempat langsung dijual ke Pasar Kebumen. Kelengkeng itu laku dengan harga Rp 9.000 per kilogram hingga Rp 17.000 per kilogram.”Kami bersyukur ternyata tanaman yang kami tanam sudah mulai bisa dipanen,” kata Tono yang akrab dipanggil Engkong itu.
Engkong mengatakan, pihaknya mengelola lahan seluas seperempat hektare dan memiliki 30 pohon dengan jarak tanam 7×7 meter. Saat ini umur tanaman sudah 2,5 tahun dengan ketinggian sekitar dua meter. Umur segitu sudah mulai dapat menghasilkan. Walaupun belum maksimal, ujarnya.

LENGKENG PANEN SETIAP SAAT

Kelengkeng
Sudah menjadi mitos, adanya kelengkeng lanang, karena sudah lama tidak pernah berbuah, dan apabila ingin merasakan buahnya harus menanam minimal dua pohon kelengkeng.
Tapi maaf ya sebelumnya karena buat kami, Kelengkeng adalah jenistanaman yang mudah dibudidayakan.
Bisa ditanam dari ketinggian DPL 0 - 1300 (dari pantai sampai gunung).
Dan yang paling penting adalah, kita bisa membuahkan tanaman ini kapanpun kita mau. Jadi masa panennya bisa diatur sehingga dapat panen tiap bulan.
Kami sudah membuktikan dan mitra kami sudah merasakan hasilnya. Silahkan datang ke KEBUN produksi kami, telpon pun ok.

KEBON PEMBIBITAN:
Jl. Simpang Kaliabang  No. 13 Sidomulyo, Karanganyar, Kebumen
Kode pos : 54364

KEBON PRODUKSI:
Desa Pohkumbang, Karanganyar, Kebumen
Telp./SMS: (0287) 6665599 / 0823 2255 5599